Describe some ingridient

 VINEGAR ( CUKA)


 HISTORY


Cuka atau vinegar berasal dari bahasa Prancis, vin aigre, yang berarti anggur asam (sour wine). Cuka juga memiliki nama lain, yakni asam asetat atau asam cuka, berupa senyawa kimia asam organik yang dikenal sebagai pemberi asam atau aroma dalam masakan. Bahan pangan hasil fermentasi ini sudah dipakai sebagai bumbu masak sejak 3.000 SM di Mesopotamia. Saat itu, sekitar 40% dari total panen gandum digunakan untuk pembuatan cuka.

Di Mesir, asam cuka dihasilkan dari fermentasi air rendaman gandum menggunakan mikroorganisme.  Aroma dan cita rasa khas asam cuka Mesir ini disukai oleh bangsa Yunani dan Romawi. Kedua bangsa tersebut pun akhirnya membuatnya dari bahan yang berbeda, antara lain dari getah palem, biji gandum, dan kurma. Proses pembuatan cuka di Mesir ini kemudian digunakan sebagai proses dasar pembuatan cuka hingga sekarang ini


sumber : https://www.femina.co.id/food-trend/asal-usul-cuka


NUTRITION

Asam Cuka mengandung energi sebesar 12 kilokalori, protein 0,1 gram, karbohidrat 5 gram, lemak 0,1 gram, kalsium 7 miligram, fosfor 10 miligram, dan zat besi 0 miligram.  Selain itu di dalam Asam Cuka juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0 miligram dan vitamin C 0 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Asam Cuka, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %.


Informasi Rinci Komposisi Kandungan Nutrisi/Gizi Pada Asam Cuka :

Nama Bahan Makanan : Asam Cuka
Nama Lain / Alternatif : -
Banyaknya Asam Cuka yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Asam Cuka yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %
Jumlah Kandungan Energi Asam Cuka = 12 kkal
Jumlah Kandungan Protein Asam Cuka = 0,1 gr
Jumlah Kandungan Lemak Asam Cuka = 0,1 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Asam Cuka = 5 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Asam Cuka = 7 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Asam Cuka = 10 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Asam Cuka = 0 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Asam Cuka = 0 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Asam Cuka = 0 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Asam Cuka = 0 mg
Khasiat / Manfaat Asam Cuka : - (Belum Tersedia)
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : A
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.


http://www.organisasi.org/1970/01/isi-kandungan-gizi-asam-cuka-komposisi-nutrisi-bahan-makanan.html#.XHEqx9DjPIU


FUNCTION OF INGRIDIENT

Komposisi utama cuka terdiri dari asam asetat atau lebih dikenal asam cuka (acetic acid), juga mengandung asam amino (amino acid), asam organik (organic acid), zat gula (saccharides), vitamin B1 dan B2. Cuka memiliki beberapa fungsi, antara lain: membasmi kuman, menghilangkan racun dan bau amis. Ketika membuat ikan asinan, tambah sedikit cuka akan hindarkan remuk dan busuk. Dalam pengolahan hidangan seafood mentah seperti oyster dan kepiting laut, menggunakan cuka akan mampu membasmi kuman dan hilangkan rasa amis dalam 10 menit. Fungsi lainnya: - Cuka juga dapat melarutkan gizi, misalnya kalsium dan zat besi dalam garam anorganik (inorganic salt), juga dapat melindungi vitamin C rusak lebih banyak dalam suhu tinggi ketika memasak sayur. Ketika memasak tulang rusuk asam manis, kuah tulang, ikan sepat, sayur mustard (leaf mustard) asam manis, sawi asam pedas menggunakan cuka akan memberikan citra rasa asam yang khas, di samping itu, kalsium dan zat besi sudah berlarut di dalamnya, sehingga mudah terserap dalam pencernaan. Sebelum memasak daging sapi, campurkan sedikit cuka akan membuat daging sapi lebih gurih, cuka dapat menghilangkan bau amis daging kambing. - Cuka berfungsi dalam menjaga kesehatan dan terapi makanan. Cuka berkhasiat untuk penurunan tensi darah dan mencegah pengapuran pembuluh darah (arteriosclerosis), penyakit koroner (coronary disease) dan tekanan darah terlalu tinggi (hypertension). - Membasmi virus atau kuman dalam kamar tidur dengan uap cuka, dapat mencegah terjadinya  influenza dan penyakit menular lainnya. - Minum sedikit cuka bila mabuk berat akan lebih cepat bebas dari mabukan. - Setelah konsumsi makanan berlemak terlalu banyak, buatlah kuah bercuka akan cepat menghilangkan lemak dan mempermudah pencernaan.

https://www.kompasiana.com/arutio/55018630813311971ffa8570/multi-fungsi-cuka-buat-manusia

KRAKTERISTIK

Asam cuka adalah senyawa berbentuk cairan, tidak berwarna, mempunyai bau yang menyengat dan memiliki rasa asam yang tajam sekali. Berat spesifik asam cuka pada 20oC adalah 1,049, sedangkan titik didihnya pada tekanan atmosfer adalah 118,1oC. Bahan ini larut di dalam air, alkohol, gliserol dan eter, tetapi asam cuka tidak larut dalam karbon disulfida. Kelarutannya tidak terhingga meskipun pada suhu kamar. Suhu perapian asam asetat adalah 427oC dan meledak pada batas terendah (explosion limits) sebesar kurang dari 4 % volume udara (Puturau, 1982).
Cuka atau vinegar adalah suatu bahan penyedap kodimen yang dihasilkan dengan cara fermentasi dari bahan dasar yang mengandung gula atau pati. Bahan penyusun utama dari cuka atau vinegar adalah asam cuka (asam asetat). Sedangkan bahan penyusun cuka yang lain sangat bervariasi, bergantung dari bahan dasar pembuatnya. Karena kandungan bahan-bahan tersebut, meskipun dalam jumlah yang cukup kecil, cuka dari berjenis-jenis bahan baku memiliki aroma yang berbeda-beda. Anggur dapat menghasilkan cuka dengan kualitas yang paling baik

http://anandagagan.blogspot.com/2010/03/cuka.html


Komentar